Pilkada Serentak 27 Juni 2018 Libur Nasional

news | 26 June, 2018 13:15 WIB , Oleh Fildzah Adra Arifah

Pilkada Serentak 2018. Foto : Doknet

WOWChannelz.com -  Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo telah menandatangani Keputusan Presiden yang mengatur bahwa tanggal 27 Juni 2018, sebagai hari libur nasional.

Pemerintah pun resmi menetapkan hari pencoblosan Pilkada Serentak 2018 sebagai libur nasional. Penetapan itu disahkan lewat Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 14 Tahun 2018.

"Menetapkan hari Rabu, tanggal 27 Juni 2018, sebagai hari libur nasional dalam rangka pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota secara serentak," demikian bunyi penggalan keppres tersebut, Senin (25/6/2018).

Libur nasional ini diterapkan karena adanya pemungutan suara pemilihan kepala daerah serentak 2018.
Salah satu pertimbangannya adalah memberikan kesempatan yang seluas-luasnya kepada warga negara untuk menggunakan hak pilihnya.

Pilkada Serentak 27 Juni 2018 Libur Nasional
Joko Widodo telah menandatangani Keputusan Presiden yang mengatur bahwa tanggal 27 Juni 2018, sebagai hari libur nasional. Foto : Doknet

Pada 27 Juni 2018, akan ada 171 daerah yang menyelenggarakan pilkada. Dari 171 daerah tersebut, ada 17 provinsi, 39 kota, dan 115 kabupaten yang akan menyelenggarakan pilkada.

Perihal libur nasional pada Rabu, 27 Juni 2018, juga disampaikan Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto. Pembahasan mengenai pemberlakuan hari libur nasional pada penyelenggaraan Pilkada sudah dilakukan pada rapat koordinasi di kantornya beberapa waktu lalu.

Baca juga :

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman saat itu mengusulkan adanya libur nasional pada penyelenggaraan Pilkada serentak. "Kalau hanya di 171 daerah akan berpengaruh ke daerah lain," kata Wiranto dalam rapat koordinasi lintas sektor dalam rangka pengamanan Pilkada 2018 di Mabes Polri, Senin (25/6/2018). 

Pilkada Serentak 27 Juni 2018 Libur Nasional
Wiranto menyebutkan, pada saat penyelenggaraan Pilkada serentak akan ada mobilisasi massa. Foto : Doknet

Wiranto menyebutkan, pada saat penyelenggaraan Pilkada serentak akan ada mobilisasi massa. Seperti pemilih yang tinggal di luar daerah pemilihannya, maka ia akan pergi untuk memberikan suaranya di daerah tujuan.

Selain itu, alasan lainnya adalah menghindari adanya kecurangan. Tidak menutup kemungkinan adanya pengerahan massa yang disalahgunakan untuk kepentingan politik.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo menyebut, kebijakan libur nasional dilakukan dengan pertimbangan pekerja-pekerja yang memiliki hak pilih namun bekerja di luar daerah pemilihan. (Flz/Jod) 

Komentar :