Lyra Virna Tersangka, Begini Sikapnya

news | 20 March, 2018 18:02 WIB , Oleh Fitriawan Ginting

Lyra Virna dan suaminya Fadlan Foto : Dok Wow Channelz.com.

WOWChannelz.comLyra Virna kembali ditetapkan menjadi tersangka pada kasus pencemaran nama baik ADA Tour untuk kedua kalinya. Namun pihaknya tak terima atas hal tersebut. Lyra Virna tersangka, begini sikapny

Kuasa hukum Lyra Virna, Razman Nasution menganggap ada kejanggalan atas keputusan polisi yang kembali menjadikan kliennya sebagai tersangka.

"Terakhir Lyra Virna dipanggil sebagai saksi untuk dikonfrontir dengan Lasty Annisa. Tapi Lasty malah tidak datang. Ini kan dia berarti sudah melecehkan Kepolisian," ujar Razman saat dihubungi awak media lewat sambungan telepon, Selasa (20/3/2018). 

Lyra Virna Tersangka, Begini Sikapnya
Pemilik ADA Tours yang melaporkan Lyra Virna (Tersangka). Foto : ray

Lebih lanjut, Razman Nasution menilai kepolisian tidak adil kepada Lyra Virna. Sebab pemilik ADA Tour justru tidak ikut dipanggil untuk pemeriksaan lebih jauh.

"Harusnya polisi panggil ulang (Lasty Annisa). Kok malah klien saya ditetapkan sebagai tersangka," ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, Subdit IV Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Metro Jaya menetapkan status tersangka terhadap Lyra Virna lagi atas laporan pencemaran nama baik yang dibuat Lasty Annisa pada bulan Mei 2017 lalu. 

Baca juga :

Penetapan tersebut tertuang dalam surat nomor B/5795/III/2018/Datro per tanggal 16 Maret 2018. Lyra Virna sebelumnya juga sudah ditetapkan sebagai tersangka pada Oktober 2017. Tapi status Lyra kembali diturunkan sebagai saksi terlapor, bukan tersangka, lantaran belum cukup bukti.

Lyra Virna Tersangka, Begini Sikapnya
Lyra Virna masih belum berkomentar soal statusnya. Foto : Dok WowChannelz.com

Ke depannya, Razman berencana meminta untuk gelar perkara dari pihak kepolisian secara terbuka. Ia menyiapkan melanjutkannya ke pra peradilan. 

"Patut diduga, ini ada upaya mendiskreditkan klien saya," kata Razman Nasution.

Pemeriksaan tersebut akan dilaksanakan pada hari Kamis 22 Maret 2018 pukul 14.00 WIH di Direktorat Krimsus Polda Metro Jaya.

"Kemungkinan lain kami akan laporkan penyidik ke Propam dan juga Praperadilan," tutup Razman Nasution. (Ray/Gig)

Komentar :