Di FFI, Putri Marino Bersaing Dengan Dian Sastro

celeb | 18 October, 2017 14:20 WIB , Oleh Fitriawan Ginting

Putri Marino. Foto ; Aji

WOWchannelz.comPutri Marino mencoba keluar dari zona nyamannya sebagai pembawa acara. Wanita kelahiran tahun 1993 ini mulai merambah ke film layar lebar. Ya, diirnya memulai debut akting pada film Posesif. Film ini seakan menjadi batu loncatan dirinya untuk terus berakting. 

Salah satu presenter My Trip My Adventure ini menganggap jika bermain di layar lebar adalah kesempatan yang luar biasa baginya. Apalagi, pada film garapan sutradara Edwin itu, Putri menjadi pemeran utama dan beradu akting dengan Adipati Dolken.

"Menurut aku penting nyoba hal baru, selain hosting. Awalnya nggak ngerti apa- apadi film. Ngikuti prosesnya nggak gampang aku nggak ngerti reading dan lain-lain," ungkapnya usai press screening film Posesif di XXI Senayan City, Jakarta Pusat, belum lama ini.

Putri Marino
Putri Marino dan pemain film 'Posesif'. Foto : Aji

Jadikan Pelajaran

Putri Marino sangat berkesan menjalani syuting film layar lebar perdananya. Malahan wanita yang juga siap tampil di film Jangan Salahkan Tuhan ini mengaku sudah jatuh cinta dengan dunia akting.

"Melalui proses semakin ke sini semakin yakin kalau Putri Marino sudah jatuh cinta dengan akting dan pengin lebih baik lagi. Lebih belajar lagi," janjinya.

Baca juga :

Baru pertama kali menyuguhkan kemampuan beraktingnya, Putri Marino berhasil masuk dalam nominasi Festival Film Indonesia (FFI) 2017 pada kategori Pemeran Utama Wanita Terbaik.

Tak tanggung-tanggung, pada kategori itu, ia disandingkan dengan nomine lain yang merupakan aktris dengan kualitas akting yang sudah tak diragukan lagi. Seperti Adinia Wirasti (Critical Eleven), Dian Sastrowardoyo (Kartini), Sheryl Sheinafia (Galih dan Ratna), dan Tatjana Saphira (Sweet 20). 

Bukan hanya Putri Marino, tapi film Posesif juga sukses masuk dalam 10 nominasi FFI 2017. Peringkat kedua yang berhasil memboyong nominasi terbanyak setelah film Pengabdi Setan. 

"Dan masuk nominasi FFI ini aku jadikan buat belajar lagi dan nggak cepat puas," tegas Putri.

Film Posesif menceritakan tentang seorang anak SMA bernama Lala. Wanita yang juga merupakan atlet loncat indah ini jatuh cinta pada Yudhis, murid baru di sekolahnya. Sayang, seiring berjalannya waktu, hubungan asmara yang semula indah, berubah menjadi rumit dan penuh konflik, karena Yudhis salah mengartikan arti cinta.

Selain Adipati Dolken dan Putri, film ini juga didukung oleh Cut Mini dan Yayu Unru. Film yang diproduseri oleh Meiske Taurisia dan Muhammad Zaidy ini rencananya akan tayang di serentak di seluruh bioskop Tanah Air pada 26 Oktober 2017. (Ray/Gig)

Komentar :